06 Februari 2020 08:08:05
Ditulis oleh Admin Desa

KEMENTAN Puji Kualitas Jaringan Internet Desa Plandirejo

Penyelenggaraan Video Conference yang digelar oleh Desa Plandirejo Kecamatan Plumpang pada hari Selasa (04/02/2020), dibiayai oleh penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2020 dan bekerja sama dengan Telkom untuk mendapatkan jaringan yang lebih stabil dan aman. Pasca kegiatan tersebut digelar, banyak pihak yang memuji jaringan di pelosok desa paling ujung Kecamatan Plumpang ini, meskipun letaknya yang cukup jauh dari pusat kota namun jaringan disana masih tidak kalah dengan daerah lain.

Penyuluh Pertanian Utama Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Kementerian Pertanian (KEMENTAN), Ir. sri puji rahayu,MM saat dikonfirmasi mengatakan, “penyelenggaraan kegiatan ini adalah dalam rangka menyambut era digitalisasi 4.0 yang sedang berkembang”.

Dalam kegiatan video conferen yang berdurasi sekitar 4 jam itu pasti membutuhkan koneksi internet yang stabil, salah satu dari sembilan peserta desa peserta kegiatan tersebut yaitu Cianjur tidak dapat terkoneksi dengan yang lain. Tuban memiliki koneksi yang cukup baik dan stabil pada saat kegiatan berlangsung, namun sayang tidak dapat bergabung karena durasi yang terbatas, hal ini tentu tidak lepas dari peran serta Dinas Kominfo Pusat yang berupaya mengkondisikan agar jaringan di seluruh Indonesia bisa stabil.

”Diperlukan juga bantuan dari Dinas Kominfo yang ada di daerah, terutama yang terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat, agar potensi yang ada di daerah terpencil sekalipun dapat terekspos” tambahnya.

Suksesnya penyelenggaraan Video Conference itu tidak lepas dari persiapan penyelenggara yang sangat matang, meskipun pada akhirnya tidak kebagian waktu untuk menyampaikan aspirasi Kelompok Ternak yang ada di desa tersebut. Beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung para panitia sudah mulai disibukan dengan berbagai persiapan, termasuk salah satunya adalah penyiapan jaringan yang stabil dan aman dengan menggandeng pihak telkom.

Dalam kesempatan tersebut Dr. Ir. Paulus Basuki KS., M.Si, selaku Fungsional Pranata Komputer Madya dari Pusat Data dan Informasi Pertanian Sekertariat Jenderal Kementan mengatakan, “saya hanya memfasilitasi dari sisi infrastruktur IT saja, sedangkan yang berkaitan dengan jaringan banyak dibantu dari Dinas Kominfo pusat”.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Tuban, Ir Hery Prasetyo S, MM menjelaskan bahwa persiapan yang matang tersebut merupakan hasil kerja maksimal pihak Desa Plandirejo, sementara peran kominfo Tuban hanya sebatas membantu menyiapkan aplikasi yang diperlukan desa serta publikasi jika ada kegaiatan yang dilakukan.

Pihaknya telah membantu desa untuk pengaktifan domain secara gratis, dan diharapkan melalui website desa yang sudah dimiliki tiap-tiap desa itu bisa digunakan untuk media promosi, dengan tujuan agar dapat meningkatkan perekonomian maayarakat. Penyelenggaraan Internet desa adalah inisiasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Keluarga Berencana (DISPEMAS DESA dan KB), dalam rangka menyiapkan infrastruktur aplikasi yang diperlukan desa.

Internet desa adalah wewenang penuh desa, mulai dari pengadaannya hingga pemilihan profider yang akan digandeng, karena desa memiliki hak sepenuhnya untuk menerapkan atau menolak program yang disarankan pemerintah.

“Desa memiliki otoritas penuh untuk menerima maupun menolak program yang diusulkan, namun dengan konsekuensi yang juga harus ditanggung sendiri oleh desa tersebut” ujar Hery.

Tidak ada paksaan sama sekali terkait pemilihan profider atau jaringan dari pemerintah, karena dalam hal ini porsi Organisasi Pemwrintah Daerah (OPD) hanyalah sebatas penginisiasi dan tetap desa yang akan menjadi eksekutornya. Pihaknya hanya dapat menyarankan agar Pemerintah Desa tetap teliti memilih provider, karena tidak semua penyedia layanan memberikan jaringan yang aman, padahal kebutuhan internet desa adalah untuk pengiriman informasi baik keungan desa maupun data-data penting lainnya. (rus/pld)



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus